Ras Muhamad sendiri didapatnya di
Brooklyn, sewaktu mengenyam pendidikan di negeri Paman Sam. Ada cerita di balik berubahnya nama menjadi Ras Muhamad.
Muhamad diambil dari awalan namanya sendiri, sedangkan nama
Ras diambil dari kosa kata bahasa
Jamaika yang berarti
Bung. Akar kata Ras berasal dari kata
Rastaman atau orang yang telah memahami
Falsafah dan ajaran Rastafari. Kata Ras sendiri dalam bahasa Amharik (
Ethiopia) berarti
Prince, putra bangsawan. Ayahnya seorang dokter akupuntur dan ibunya seorang Pegawai Negeri Sipil (
PNS) di Departemen Luar Negeri (
Deplu). Pada tahun
1993,
ibunya ditugaskan ke Amerika sebagai diplomat Indonesia di bidang
ekonomi. Saat itu Ras baru saja tamat sekolah dasar di SD Harapan Ibu
Pondok Indah, Jakarta Selatan. Selama di
USA, Ia tinggal di New York bersama ibunya. Dia lalu melanjutkan sekolah di
Russell Sage Junior High School dan lulus tahun 1996 kemudian masuk
Forest Hills High School (setara SMA) lulus
1999. Sebelum dia lulus, pada tahun
1997 masa tugas ibunya di
USA
berakhir dan harus pulang ke tanah air menjenguk adik bungsu nya
bernama muhammad panca winandy. Namun ia masih tinggal untuk
menyelesaikan
studi. Tahun 2001, Ras menlanjutkan studinya di jurusan
Liberal Arts,
Borough of Manhattan Community College
(setara D3), untuk memperdalam dan mengasah bakat seninya. Karena
keseringan berkesenian di Broklyn, kuliah yang harusnya tamat dalam
waktu 3 tahun, diselesaikan dalam waktu empat tahun. Tahun
2005 dia lulus dan langsung pulang ke
Indonesia. ia mengenal Reggae di
Amerika, tepatnya di
Brooklyn. Tahun
1999 ia mulai menggimbal rambutnya.
Urip Achmad Rijanto (lahir di
Mojokerto,
Jawa Timur,
6 Mei 1957 – meninggal di
Jakarta,
4 Agustus 2009 pada umur 52 tahun)
[1] atau lebih populer sebagai
Mbah Surip, adalah seorang
penyanyi Indonesia. Ia populer karena gaya dan tertawanya yang unik, dan karena lagu
Tak Gendong dari albumnya pada tahun 2003 yang juga berjudul
Tak Gendong.
Mbah Surip pernah mendapatkan penghargaan rekor
MURI
(Museum Rekor Indonesia) untuk kategori menyanyi terlama. Ia pernah
ikut membintangi beberapa film dan beberapa kali tampil di televisi.
[2] Sebelum menjadi seniman, Mbah Surip mengaku pernah menjalani berbagai macam
profesi.
Mbah Surip dikenal dengan pengakuannya di
media massa yang sering terdengar bercanda. Dia mengaku pernah bekerja di bidang
pengeboran minyak serta
tambang berlian. Dia juga mengklaim memiliki
gelar Doktorandus,
Insinyur, dan
MBA, serta pernah mengadu nasib di luar negeri seperti
Kanada,
Texas,
Yordania, dan
California. Menurut Mbah Surip, dia menciptakan lagu
Tak Gendong saat berada di
Amerika Serikat, bertemakan kerja sama saling bahu membahu dan belajar salah.
Tony Waluyo Sukmoasih (populer dengan nama
Tony Q atau
Tony Q Rastafara; lahir di
Semarang,
Jawa Tengah,
27 April 1961; umur 55 tahun) adalah seorang
penyanyi Indonesia beraliran
reggae yang telah aktif di
ragam tersebut sejak tahun 1989. Dia bersama grup musiknya
Rastafara memopulerkan istilah "
rambut gimbal" (gaya rambut
dreadlock) di Indonesia lewat lagu dengan judul yang sama pada tahun 1996. Tony Q telah menjadi
ikon
musik reggae Indonesia. Dia dianggap sebagai pelopor reggae di
Indonesia, karena dia tak hanya berkecimpung di ragam tersebut sejak
lama, namun juga mengembangkan karakter musik reggaenya sendiri, dimana
dia memasukkan banyak unsur
tradisional Indonesia ke musiknya, dan mengangkat tema-tema khas Indonesia dalam musiknya.
Steven & Coconuttreez merupakan sebuah
grup musik bergenre
Reggae asal
Indonesia yang berdomisli di
Jakarta. Grup musik ini dibentuk oleh Steven N. Kaligis pada tahun
2005.
Anggotanya berjumlah 7 orang yaitu Steven N. Kaligis (vokal), A Ray
Daulay (gitar), Teguh Wicaksono (gitar), Rival Himran (bass), Iwan
(keyboard), "Opa" Tedy Wardhana (perkusi) dan Aci (drum). Album
pertamanya ialah
The Other Side dirilis pada tahun
2005.
dengan lagu hit's nya "Welcome To My Paradise" Steven &
Coconuttreez mampu membangkitakan kembali gairah industri musik reggae
di Indonesia setelah sekian lama mati suri ( terakhir di tahun 1994 lagu
Reggae
di indonesia sempat populer melalui penyanyi Imanez dengan lagu anak
pantai). pada tahun 2009 Steven & Coconuttreez memutuskan untuk
vakum dari blantika musik Indonesia dikarenakan beberapa personil
anggotanya ingin bersolo karier.
Shaggydog adalah sebuah band yang terbentuk pada Tanggal
1 Juni 1997 di Sayidan, sebuah kampung yang terletak di pinggir sungai di tengah kota
Jogjakarta.
Band yang beranggotakan Heru, Richard, Raymond, Bandizt, Lilik dan
Yoyo' ini sepakat untuk menyebut musik yang mereka mainkan sebagai
“Doggy Stylee”, yaitu perpaduan antara beberapa unsur musik seperti
ska,
reggae,
jazz, swing dan
rock. Shaggydog dipengaruhi oleh band-band seperti Cherry Poppin Daddies, Hepcat,
Bob Marley, dan Song Beach Dub Allstars
1999 dengan judul "Shaggydog" di bawah label Doggy House. Pada tahun
2001 album kedua berjudul "Bersama" dirilis.
Album Shaggydog pertama kali dirilis pada tahun
Masa keemasan Shaggydog dimulai pada tahun 2003, yang dimulai dari
pesta tahun baru di UPN Jogjakarta di mana sekitar dua puluh ribu
penggemar Shaggydog yang disebut doggies membanjiri UPN. Kemudian
dilanjutkan dengan Tour 8 Kota Shaggydog yang berlangsung dari bulan
Maret (
Semarang,
Solo,
Tegal,
Salatiga,
Purwokerto,
Pekalongan,
Jogjakarta,
Magelang), membuat nama Shaggydog semakin melambung.