Minggu, 16 Oktober 2016

Reggae indonesia

Ras Muhamad sendiri didapatnya di Brooklyn, sewaktu mengenyam pendidikan di negeri Paman Sam. Ada cerita di balik berubahnya nama menjadi Ras Muhamad. Muhamad diambil dari awalan namanya sendiri, sedangkan nama Ras diambil dari kosa kata bahasa Jamaika yang berarti Bung. Akar kata Ras berasal dari kata Rastaman atau orang yang telah memahami Falsafah dan ajaran Rastafari. Kata Ras sendiri dalam bahasa Amharik (Ethiopia) berarti Prince, putra bangsawan. Ayahnya seorang dokter akupuntur dan ibunya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Departemen Luar Negeri (Deplu). Pada tahun 1993, ibunya ditugaskan ke Amerika sebagai diplomat Indonesia di bidang ekonomi. Saat itu Ras baru saja tamat sekolah dasar di SD Harapan Ibu Pondok Indah, Jakarta Selatan. Selama di USA, Ia tinggal di New York bersama ibunya. Dia lalu melanjutkan sekolah di Russell Sage Junior High School dan lulus tahun 1996 kemudian masuk Forest Hills High School (setara SMA) lulus 1999. Sebelum dia lulus, pada tahun 1997 masa tugas ibunya di USA berakhir dan harus pulang ke tanah air menjenguk adik bungsu nya bernama muhammad panca winandy. Namun ia masih tinggal untuk menyelesaikan studi. Tahun 2001, Ras menlanjutkan studinya di jurusan Liberal Arts, Borough of Manhattan Community College (setara D3), untuk memperdalam dan mengasah bakat seninya. Karena keseringan berkesenian di Broklyn, kuliah yang harusnya tamat dalam waktu 3 tahun, diselesaikan dalam waktu empat tahun. Tahun 2005 dia lulus dan langsung pulang ke Indonesia. ia mengenal Reggae di Amerika, tepatnya di Brooklyn. Tahun 1999 ia mulai menggimbal rambutnya.



Urip Achmad Rijanto (lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 6 Mei 1957 – meninggal di Jakarta, 4 Agustus 2009 pada umur 52 tahun)[1] atau lebih populer sebagai Mbah Surip, adalah seorang penyanyi Indonesia. Ia populer karena gaya dan tertawanya yang unik, dan karena lagu Tak Gendong dari albumnya pada tahun 2003 yang juga berjudul Tak Gendong.

Mbah Surip pernah mendapatkan penghargaan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) untuk kategori menyanyi terlama. Ia pernah ikut membintangi beberapa film dan beberapa kali tampil di televisi.[2] Sebelum menjadi seniman, Mbah Surip mengaku pernah menjalani berbagai macam profesi.
Mbah Surip dikenal dengan pengakuannya di media massa yang sering terdengar bercanda. Dia mengaku pernah bekerja di bidang pengeboran minyak serta tambang berlian. Dia juga mengklaim memiliki gelar Doktorandus, Insinyur, dan MBA, serta pernah mengadu nasib di luar negeri seperti Kanada, Texas, Yordania, dan California. Menurut Mbah Surip, dia menciptakan lagu Tak Gendong saat berada di Amerika Serikat, bertemakan kerja sama saling bahu membahu dan belajar salah.
 Tony Waluyo Sukmoasih (populer dengan nama Tony Q atau Tony Q Rastafara; lahir di Semarang, Jawa Tengah, 27 April 1961; umur 55 tahun) adalah seorang penyanyi Indonesia beraliran reggae yang telah aktif di ragam tersebut sejak tahun 1989. Dia bersama grup musiknya Rastafara memopulerkan istilah "rambut gimbal" (gaya rambut dreadlock) di Indonesia lewat lagu dengan judul yang sama pada tahun 1996. Tony Q telah menjadi ikon musik reggae Indonesia. Dia dianggap sebagai pelopor reggae di Indonesia, karena dia tak hanya berkecimpung di ragam tersebut sejak lama, namun juga mengembangkan karakter musik reggaenya sendiri, dimana dia memasukkan banyak unsur tradisional Indonesia ke musiknya, dan mengangkat tema-tema khas Indonesia dalam musiknya.

 Tony Q adalah seorang lulusan STM Perkapalan di Semarang. Sebelum terjun ke dunia musik, pada tahun 1980 Tony Q pernah bekerja selama enam bulan di bagian quality control (pengendalian mutu) di sebuah pabrik pengalengan milik perusahaan Singapura di Cakung, Jakarta Timur. Namun kemudian dia meninggalkan pekerjaan tersebut dan memilih untuk menjadi pengamen di jalanan dan seorang musisi, menghadapi tentangan keras keluarganya. Dia sempat menjadi pengamen selama lima sampai enam tahun di daerah Blok M, Jakarta.

 Menurut wawancara dengan Tony Q di Radio Nederland Wereldomroep, sebelum terjun di musik reggae, dia pernah memainkan blues, rock, bahkan musik country. Tahun 1989 dia akhirnya memilih menekuni musik reggae yang menurutnya tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat. Tony Q mengaku sangat mengidolakan Bob Marley, almarhum musisi reggae kenamaan asal Jamaika



Steven & Coconuttreez merupakan sebuah grup musik bergenre Reggae asal Indonesia yang berdomisli di Jakarta. Grup musik ini dibentuk oleh Steven N. Kaligis pada tahun 2005. Anggotanya berjumlah 7 orang yaitu Steven N. Kaligis (vokal), A Ray Daulay (gitar), Teguh Wicaksono (gitar), Rival Himran (bass), Iwan (keyboard), "Opa" Tedy Wardhana (perkusi) dan Aci (drum). Album pertamanya ialah The Other Side dirilis pada tahun 2005. dengan lagu hit's nya "Welcome To My Paradise" Steven & Coconuttreez mampu membangkitakan kembali gairah industri musik reggae di Indonesia setelah sekian lama mati suri ( terakhir di tahun 1994 lagu Reggae di indonesia sempat populer melalui penyanyi Imanez dengan lagu anak pantai). pada tahun 2009 Steven & Coconuttreez memutuskan untuk vakum dari blantika musik Indonesia dikarenakan beberapa personil anggotanya ingin bersolo karier.

 Shaggydog adalah sebuah band yang terbentuk pada Tanggal 1 Juni 1997 di Sayidan, sebuah kampung yang terletak di pinggir sungai di tengah kota Jogjakarta. Band yang beranggotakan Heru, Richard, Raymond, Bandizt, Lilik dan Yoyo' ini sepakat untuk menyebut musik yang mereka mainkan sebagai “Doggy Stylee”, yaitu perpaduan antara beberapa unsur musik seperti ska, reggae, jazz, swing dan rock. Shaggydog dipengaruhi oleh band-band seperti Cherry Poppin Daddies, Hepcat, Bob Marley, dan Song Beach Dub Allstars
 1999 dengan judul "Shaggydog" di bawah label Doggy House. Pada tahun 2001 album kedua berjudul "Bersama" dirilis.
Album Shaggydog pertama kali dirilis pada tahun
Masa keemasan Shaggydog dimulai pada tahun 2003, yang dimulai dari pesta tahun baru di UPN Jogjakarta di mana sekitar dua puluh ribu penggemar Shaggydog yang disebut doggies membanjiri UPN. Kemudian dilanjutkan dengan Tour 8 Kota Shaggydog yang berlangsung dari bulan Maret (Semarang, Solo, Tegal, Salatiga, Purwokerto, Pekalongan, Jogjakarta, Magelang), membuat nama Shaggydog semakin melambung.

Minggu, 09 Oktober 2016

SEJARAH MENINGGALNYA BOB MARLEY

"Tubuh seorang laki-laki tunawisma ditemukan di sebuah kotak kardus di belakang restoran cepat saji di pusat kota Kingston, Jamaika. Petugas tidak dapat mengidentifikasi laki-laki yang tidak memiliki identifikasi pada dirinya tersebut. Mereka pun pergi ke Jamaica’s National DNA Database. Ketika hasilnya kembali, petugas tidak bisa mempercayai mata mereka; laki-laki itu adalah mega bintang Bob Marley.
“Aku pikir itu lelucon. Rekanku berlari ke kantor, melambaikan secarik kertas. ‘Kamu tidak akan percaya,’ katanya. Aku mengatakan kepadanya untuk tenang dan menjelaskan. Ketika dia mengatakan kepadaku, aku tidak percaya,” kata Jacob Chambers, kepala petugas

“Aku menatap hasil tersebut dengan mata lebar. Ini kesalahan,” aku Jacob. Memang selama ini Bob Marley dianggap meninggal pada tahun 1981 saat kembali ke Jamaika dari Jerman. Tapi jika begitu, mengapa tubuh rentanya terbaring di kamar mayat pusat kota Jamaika?

Satu penjelasan pun muncul di benak Jacob. “Aku menyimpulkan kalau seseorang sedang melontarkan lelucon dan mengatakan kepada asistenku untuk melabeli tubuh itu dengan ‘orang tak dikenal.’ Ini berarti ia bisa dikremasi oleh petugas dan kematian diajukan sebagai seorang laki-laki usia 60-an akhir hingga 70-an awal, tanpa nama. Kemudian hal-hal menjadi aneh.”




"sampai sekarang bob marley di kenang oleh dunia dan bermunculan musisi-musisi reggae dari penjuru dunia".

ONE LOVE

Kamis, 06 Oktober 2016

Sejarah Musik Reggae Pertama Kali Dikenal

Sejarah Musik Reggae Pertama Kali Dikenal



Dunia musik memang selalu bisa memberikan sebuah sentuhan baru kepada para pecintanya. Masing-masing genre musik mampu memberikan sebuah nuansa berbeda kepada yang mendengarkannya. Mulai dari genre rock, R & B, pop, hip hop, metal, pop punk, sampai dengan reggae. Meskipun bisa dibilang musik reggae tidaklah sepopuler genre musik rock dan pop, tetapi bagi para pecintanya sendiri reggae mampu memberikan sebuah aura yang berbeda. Ada banyak sekali tokoh musik reggae legendaris di dunia ini, namun kebanyakan dari mereka berasal dari daerah Jamaika. 

 Musik reggae juga memiliki karakteristik yang berbeda dari pada lainnya, kita bisa bergoyang dengan santai dan tenang disetiap tempo musik tersebut. Tak ayal genre musik reggae sekarang ini banyak diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak muda sampai dewasa. Ingin tahu sejarah musik reggae pertama kali dikenal sampai musik yang satu ini begitu populer sampai sekarang? Namun sebelum anda membaca lebih lanjut, jangan sampai salah kaprah seperti banyak orang bilang bahwa reggae = rasta padahal Reggae adalah genre musik dan rasta/rastafari adalah Way of Life atau sebuah pilihan jalan hidup (ajaran suku asli di Jamaika). Baiklah sahabat kejadiananeh.com berikut kami rangkumkan sejarah singkat musik reggae dari dulu sampai dengan sekarang ini.


Asal Mula Dan Sejarah Berkembangnya Musik Reggae Dikenal Dunia
 

Sejarah mencatat, musik reggae mulai diperkenalkan kepada masyarakat sejak tahun 60-an, lebih tepatnya pada tahun 1968. Pada jaman dahulu terdapat sebuah lagu yang memiliki tempo lebih lambat dari pada ska dan rocksteady di negara Jamaika. Musik yang berirama lamban ini kemudian disebut oleh masyarakat sebagai musik genre reggae.

Pengambilan nama “reggae” sendiri sebenarnya berasal dari negara Afrika. Arti nama tersebut adalah bergoyang atau gerakan tubuh yang mengikuti irama lagu. Dengan kata lain, reggae merupakan sebuah musik yang mampu membawa para pendengarnya untuk bisa menari mengikuti irama lagu/musik. Lalu nada “reggae” tersebut kemudian dikonfirmasi sebagai milik Jamaika. 

Mulai saat itulah musik bergenre raggae mulai dikenal luas oleh masyarakat sekitar, bahkan dalam kurun waktu kurang dari satu tahun saja genre musik raggae sudah memiliki banyak penggemarnya di Jamaika. Kepopuleran musik raggae ini juga tidak terlepas dari peranan para tokoh musisi jaman dahulu.
Ada banyak sekali tokok musisi reggae yang menjadi duta sekaligus memperkenalkan genre unik tersebut. Salah satunya adalah Bob Marley. Bisa dikatakan Bob Marley perintis berkembangnya musik reggae di dunia. Telah ada banyak sekali single dan album musik sebagai hasil karya dari Bob Marley yang mendunia, mulai dari No Woman No Cry, Redemption Song, One love, dan masih banyak lagi.

Setelah Bob Marley cukup populer berkiprah di ranah musik internasional, kemudian musik reggae kembali berkembang cukup pesat. Beberapa musisi yang muncul dari musik reggae setelah Bob Marley antara lain seperti Paul Simon, Eric Clapton, Perry Lee, dan masih banyak lagi. Perkembangan reggae sangatlah cepat daripada genre musik lainnya, bahkan sekarang reggae menjadi genre musik populer di Amerika Serikat dan beberapa negara lain, termasuk Indonesia salah satunya. 

Di Indonesia sendiri reggae telah menjadi genre populer di kalangan anak-anak muda dan dewasa. Sering sekali masyarakat Indonesia mengidentifikasi musik reggae dengan rambut gimbal, skuter, dan hal-hal yang berbau klasik lainnya. Sekarang musik reggae telah menjadi gaya hidup sebagian besar masyarakat Indonesia, mungkin Anda juga salah satu dari mereka. 
ONE LOVE <3